Kasus-Kasus Perdana Poirot

May 15, 2009 at 3:00 pm | In Judul | Leave a Comment
Tags: , , , , , , , , ,

Kasus-Kasus Perdana Poirot/Agatha Christie; alih bahasa, Lanny Wasono. – Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1991: 418 hlm: 21cm

English Edition Click Here:  Poirot’s Early Cases: 18 Hercule Poirot Mysteries

Kasus Kasus Perdana Poirot frontHercule Poirot detektif terbesar abad kedua puluh, memulai karirnya yang cemerlang dengan memcahkan misteri penusukan di PESTA DANSA lenyapnya JURU MASAK CLAPHAM pencuri yang meninggalkan PETUNJUK GANDA, kutukan WARISAN LEMESURIER pembunuhan di PLYMOUTH EXPRESS dan tiga belas kasus membingungkan lainnya!

Poirot’s Early Cases: 18 Hercule Poirot Mysteries By Agatha Christie 

Download eBook click here

Pembunuhan di Orient Express

May 15, 2009 at 2:47 pm | In Judul | Leave a Comment
Tags: , , , , , , , , ,

Pembunuhan di Orient Express/Agatha Christie; alih bahasa, Gianny Buditjahja. – Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1978: 286 hlm: 18 cm

English Edition Click HereMurder on the Orient Express (Hercule Poirot Mysteries)

Misteri Hercule Poirot

Pembunuhan di Orient Express frontTertahan salju di pegunungan Balkan, para penumpang kereta Orient Express dikejutkan oleh berita mengguncangkan bahwa salah seorang dari mereka telah dibunuh secara keji pada malam sebelumnya. Dihadapkan pada masalah yang harus ditangani lebih cepat daripada langkah kaki si pembunuh dalam usahanya untuk menyelamatkan diri, Poirot tak mempunyai waktu lagi untuk berdiam diri. 

Download eBook click here

Matinya Lord Edgware

May 15, 2009 at 2:11 pm | In Judul | Leave a Comment
Tags: , , , , , , , ,

Matinya Lord Edgware/ Agatha Christie; alih bahasa, Lili Wibisono. – Jakarta: Cet. 1. ; Gramedia Pustaka Utama, 1986: 360 hlm: 18 cm

English Edition Click Here: Lord Edgware Dies

Matinya Lord Edgware front“Suami saya harus saya singkirkan!”

Poirot terhenyak kaget. Tapi kemudian ketika bertemu dengan Lord Edgware, aku teringat kembali bagaimana Jane bergidik ketika menceritakan suaminya. Dengna ramah Lord Edgware mengucapkan selamat berpisah kepada kami, tapi ketika sedang menutup pintu perpustakaan, aku melihat ke dalam dan hampir saja aku berseru kaget.

Wajah penuh senyum yang ningrat tadi telah beralih rupa. Bibirnya menyeringai sehingga tampak deretan giginya, matanya berkilat-kilat marah – sorot kemarahan yang hampir-hampir mendekati sinting.

Esok paginya, Lord Edgware ditemukan sudah mati. Tengkuknya ditikam orang…
Lord Edgware Dies ByAgatha Christie 

Download eBook click here

Tirai

May 15, 2009 at 1:36 pm | In Judul | Leave a Comment
Tags: , , , , , , , , ,

Tirai/ Agatha Christie; alih bahasa, Dra. Dyani Buditjahja. – Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1982: 283 hlm: 18 cm

Tirai frontEnglish Edition Click Here: Curtain (Hercule Poirot)

Lima pembunuhan di tempat yang berbeda dengan motif yang berbeda! Hanya satu persamaann X. X terlibat dalam kelima pembunuhan itu dan berada di sekitar lima tempat itu waktu pembunuhan terjadi. X lah otak kelima pembunuhan itu. Tapi dengan liciknya dia berhasil menghindari hukum, menghindari kecurigaan orang. Kelima pembunuhan itu begitu sempurna! Sekarang X berada di Styles. Berarti tak lama lagi akan ada pembunuhan di Styles.

Baru kali inilah Poirot menemui lawan yang seimbang. Sayangnya Poirot sudah tua, jantungnya sudah lemah. Betul otaknya masih berjalan. Tapi tubuhnya sudah uzur dan jantungnya bisa berhenti berdenyut setiap saat. Hanya tinggal menunggu waktu. Dan waktunya yang singkat itu mungkin tak cukup untuk bisa menuntut X ke pengadilan…

—KARYA AGATHA CHRISTIE YANG TERAKHIR DAN YANG TERBAIK —

Curtain (Hercule Poirot) By Agatha Christie

Pembunuhan ABC

May 14, 2009 at 2:33 pm | In Judul | Leave a Comment
Tags: , , , , , , , , ,

Pembunuhan ABC/ Agatha Christie; alih bahasa, Luci Dokubani. – Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1988: 344 hlm: 18 cm

ISBN 979-403-269-7
A berarti Andover -
dan Nyonya Ascher dipukul sampai mati.
B berarti Bexhill -
dan Betty Barnard mati dicetik.
C berarti Churston -
dan Sir Carmichael Clarke ditemukan terbunuh.
Di samping tubuh masing-masing korban diletakkan sebuah buku Panduan Kereta Api ABC – terbuka pada halaman yang menunjukkan tempat pembunuhan. Polisi tak berdaya. Tapi si pembunuh telah membuat kesalahan besar. Dia berani menantang Hercule Poirot untuk membuka kedoknya…

Skandal Perjamuan Natal – The Adventure of Christmas Pudding

May 8, 2009 at 4:39 pm | In Judul | Leave a Comment
Tags: , , , , , , , ,

Skandal Perjamuan Natal/ Agatha Christie; alih bahasa, Ny. Suwarni A.S. – Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1994: 384 hlm: 18 cm

Skandal Perjamuan Natal - The Adventure of Christmas Pudding

Skandal Perjamuan Natal - The Adventure of Christmas Pudding

English Edition Click Here:
Adventure of the Christmas Pudding, The
ISBN 979-605-022-6

Jangan makan puding itu…

Puding Natal khusus itu terhidang dengan segala kemegahannya di piring hidangan dari perak. Puding itu berbentuk bola kaki yang besar. Setangkai daun holly tertancap di atasnya, seperti bendera kemenangan, dan nyala api biru dan merah yang cemerlang semarak di sekelilingnya. Terdengar pekik sorak kagum dari semua yang hadir.

Hercule Poirot memandangi kue di piringnya dengan air muka agak aneh.

Itu karena ia telah menemukan secarik surat pendek di tempat tidurnya, yang berbunyi,

JANGAN MAKAN PUDING PLUM YANG DIHIDANGKAN SEDIKIT PUN JUGA. DARI SEORANG YANG BERNIAT BAIK TERHADAP ANDA.

Note.

Buku mengenai makanan khas Natal ini boleh disebut “Pilihan sang Juru Masak”. Dan sayalah juru masaknya!

Makanan Utamanya, ada dua macam yaitu: Skandal Perjamuan Natal dan Misteri Peti Spanyol. Ada pula pilihan entree-nya, yaituGreenshaw’s Folly, Mimpi, dan Yang Tak Diperhitungkan. Sedangkan sorbet-nya adalah: Buah Blackberry.

Misteri Peti Spanyol bisa disebut sebagai Yang Istimewa dari Hercule Poirot. Dalam perkara itu, ia menganggap dirinya paling hebat! Sedangkan Miss Marple seperti biasanya merasa senang dengan kecerdikannya dalam Greeshaw’s Folly.

Skandal Perjamuan Natal memberikan kepuasan tersendiri pada diri saya, karena kisah itu mengingatkan saya pada hari Natal yang menyenangkan di masa kanak-kanak saya. Setelah ayah saya meninggal, saya dan ibu saya selalu merayakan hari Natal dengan keluarga kakak ipar saya di Inggris Utara – dan senang sekali mengenang Hari-hari Natal masa kanak-kanak itu! Abney Hall memiliki segala-galanya! Di kebun ada air terjun kecil, sungai kecil, dan terowongan di bawah jalan masuknya! Hidangan Natal-nya banyak sekali. Waktu itu saya anak yang kerempeng dan kelihatan lemah, padahal kesehatan saya baik sekali, dan saya selalu merasa lapar! Saya biasa bertanding dengan anak-anak laki-laki, siapa yang bisa makan paling banyak pada hari Natal. Sup kerang dan ikan Turbot kami makan tanpa begitu bernafsu. Tapi kemudian dihidangkan ayam kalkun panggang dan rebus, dan seonggok daging has. Saya dan anak-anak laki-laki itu masing-masing makan dua piring dari ketiga macam lauk itu! Kemudian kami makan puding buah plum, pastel, makanan kecil lainnya, dan bermacam-makam makanan penutup. Sepanjang siang, tak habis-habisnya kami makan cokelat. Tak seorang pun di antara kami merasa kekenyangan! ah, betapa senangnya menjadi anak berumur sebelas tahun, dan selalu serakah!

Alangkah senangnya kami sepanjang hari itu, dimulai dengan kebiasaan menemukan kaus kaki panjang di tempat tidur, pagi hari, pergi ke gereja dan menyanyikan semua lagu Natal, kemudian makan pada perjamuan Natal, yang disusul dengan pembagian hadiah-hadiah dan menyalakan lampu-lampu Natal!

Dan alangkah mendalamnya rasa terima kasih saya kepada pemilik rumah yang baik hati dan ramah, yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan hari Natal itu, sehingga tetap merupakan kenangan yang manis sekali sampai hari tua saya.

Maka izinkanlah saya mempersembahkan buku ini demi kenang-kenangan pada Abney Hall - kebaikan hati dan keramahan mereka.

Dan selamat hari Natal bagi semua yang membaca.

Adventure of the Christmas Pudding, The, By Agatha Christie

Satu, Dua, Pasang Gesper Sepatunya – One, two, buckle my shoe

May 8, 2009 at 4:34 pm | In Judul | Leave a Comment
Tags: , , , , , , ,

Satu, Dua, Pasang Gesper Sepatunya/ Agatha Christie ; alih bahasa, Alex Tri Kantjono W. – Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1986: 320 hlm: 18 cm

Satu, Dua, Pasang Gesper Sepatunya - One, two, buckle my shoe

Satu, Dua, Pasang Gesper Sepatunya - One, two, buckle my shoe

English Edition Click Here:
One, Two, Buckle My Shoe
ISBN 979-403-013-9

“Oh, M Poirot, tolonglah kami. Kalau saja saya bisa yakin bahwa Anda berada di pihak kami…”

“Saya tidak memihak siapa pun. Saya hanya berpihak pada kebenaran.”

Pagi itu adalah pagi yang tidak mungkin dilupakan oleh Hercule Poirot. Pagi ketika ia tidak mampu merasa lebih unggul dari orang lain dalam hal apa pun. Pendeknya, pagi itu ia berkunjung ke Mr. Morley, dokter giginya.

Sore harinya pun tak terlupakan. Mr. Morley ditemukan mati tertembak.

Penyidikan kasus itu melalui pasien-pasien yang lain melibatkan Poirot dengan seorang bankir kaya, seorang Yunani misterius yang tidak menyenangkan, seorang pemuda Amerika yang garang dan bertampang pembunuh, dan seorang bekas aktris dengan sepatu bergesper yang menjadi pusat perhatiannya…

One, Two, Buckle My Shoe By Agatha Christie 

Download eBook click here

Rumah di Tepi Kanal – By The Pricking of My Thumb

May 8, 2009 at 4:30 pm | In Judul | Leave a Comment
Tags: , , , , , , , ,

Rumah di Tepi Kanal/ Agatha Christie; alih bahasa, Ida Hutomo. – Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1993: 312 hlm: 18 cm

Rumah di Tepi Kanal - By The Pricking of My Thumb

Rumah di Tepi Kanal - By The Pricking of My Thumb

English Edition Click Here: By The Pricking Of My Thumbs (Tommy and Tuppence)
ISBN 979-511-823-4

”Aneh, rasanya aku pernah melihat rumah itu sebelumnya, entah di mana,” kata Tuppence sambil menatap lukisan tersebut. “Aku harus mencari rumah itu.”

Maka Tuppence pun naik kereta, mencari rumah dalam lukisan itu. Dari sini dimulailah petualangan yang melibatkannya pada suatu kasus pembunuhan terpendam di masa lampau. Sang pembunuh menantinya di rumah itu – rumah di tepi kanal.

By The Pricking Of My Thumbs (Tommy and Tuppence) By Agatha Christie

By The Pricking of My Thumb

Pembunuhan di Mesopotamia – Murder in Mesopotamia

May 8, 2009 at 4:20 pm | In Judul | Leave a Comment
Tags: , , , , , , , ,

Pembunuhan di Mesopotamia/ Agatha Christie; alih bahasa, Lanny Rajoe. – Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1989: 384 hlm: 18 cm

 

Pembunuhan di Mesopotamia - Murder in Mesopotamia

Pembunuhan di Mesopotamia - Murder in Mesopotamia

English Edition Click Here: Murder in Mesopotamia: A Hercule Poirot Mystery (Agatha Christie Collection)

ISBN 979-403-595-5

Sebuah kasus pembunuhan untuk Hercule Poirot…

Surat-surat itu mulai tiba dua hari sesudah pernikahan. “Kau harus mati,’ bunyinya. “Sekarang kau tidak bisa melarikan diri lagi. Kau tidak bisa mengkhianatiku dan tetap hidup.” Akhirnya, tibalah surat yang singkat. Pesannya sederhana saja. “Aku telah tiba.” Ia menatap nanar kepada saya.
“Anda lihat?
Mengertikah Anda?
Ia akan membunuh saya…”

Murder in Mesopotamia: A Hercule Poirot Mystery (Agatha Christie Collection) By Agatha Christie 

Download eBook click here

Pembunuhan Atas Roger Ackroyd

May 8, 2009 at 3:26 pm | In Judul | Leave a Comment
Tags: , , , , , , , ,

Pembunuhan Atas Roger Ackroyd/ Agatha Christie; alih bahasa, Maria Regina. – Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1990: 338 hlm: 18 cm

Pembunuhan Atas Roger Ackroyd - The Murder of Roger Ackroyd

Pembunuhan Atas Roger Ackroyd - The Murder of Roger Ackroyd

English Edition Click Here: The Murder of Roger Ackroyd: A Hercule Poirot Mystery (Agatha Christie Collection)

Nyonya Ferrars meracuni suaminya…

Tetapi tidak seorang pun memcurigainya, kecuali pemerasnya… sampai ia membunuh diri, dan meninggalkan sepucuk surat untuk laki-laki yang dicintainya.

Roger Ackroyd tidak pernah membaca surat itu sampai selesai…

Karena si pemeras telah beralih melakukan kejahatan lain, pembunuhan.

Dan Tidak satu orang pun mencurigainya pula… tidak seorang pun, kecuali Hercule Poirot.

The Murder of Roger Ackroyd: A Hercule Poirot Mystery (Agatha Christie Collection) By Agatha Christie

Next Page »

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.